Bahaya Merokok untuk tubuh
Rokok memang sudah tidak asing lagi di masyarakat namun apakah anda tahu bahayanya ?
Jika kita berpikir bahaya merokok bukan hanya membahayakan si perokoknya saja namun membahayakan orang lain pula
Ada dua jenis tipe perokok yaitu :
1.passive
Adalah tipe perokok yang tidak secara langsung merokok dari batangan rokoknya namun hanya sekedar berada di suatu daerah para perokok contoh di suatu ruangan ada seseorang yang merokok dan terdapat 2 orang yang tidak merokok dengan kata lain 2 orang tersebut tidak secara langsung menghisap dari batangan rokok melainkan ikut menghisap karena proses pernafasan saja.
2.Active
Inilah tipe perokok yang sesunguhnya di mana ia langsung menghisap dari batangan rokok.
Bahaya merokok sudah tidak bisa lagi kita hindari namun dengan menanamkan konsisten pada diri kita untuk tidak merokok maka akan memperkecil bahaya merokok itu sendiri
Dan berikut ini saya ulas beberapa hal tentang bahaya merokok untuk tubuh semoga bermanfaat.
Bahaya Rokok Untuk Tubuh - Rokok adalah silinder dari kertas
berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan
diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok
dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat
dihirup lewat mulut pada ujung lainnya.
Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong. Sejak beberapa tahun terakhir, bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokok akan bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok, misalnya kanker paru-paru atau serangan jantung (walaupun pada kenyataannya itu hanya tinggal hiasan, jarang sekali dipatuhi).
Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad 16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata. Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam.
Sebagian besar orang pasti sudah tahu kalau rokok memiliki efek buruk pada kesehatan. Tapi mungkin banyak yang tak tahu kalau rokok juga berpengaruh buruk pada kualitas sperma, dan dalam hal ini bisa mempengaruhi kesuburan pria.
Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong. Sejak beberapa tahun terakhir, bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokok akan bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok, misalnya kanker paru-paru atau serangan jantung (walaupun pada kenyataannya itu hanya tinggal hiasan, jarang sekali dipatuhi).
Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad 16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata. Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam.
Sebagian besar orang pasti sudah tahu kalau rokok memiliki efek buruk pada kesehatan. Tapi mungkin banyak yang tak tahu kalau rokok juga berpengaruh buruk pada kualitas sperma, dan dalam hal ini bisa mempengaruhi kesuburan pria.
Tak heran
pada pria yang berencana memiliki anak dan tak kunjung berhasil disarankan
untuk berhenti merokok. Faktanya, kehamilan bisa terjadi bukan hanya bergantung
pada kondisi sistem reproduksi wanita, tapi juga pria.
Dibutuhkan
sperma yang berkualitas agar kehamilan terjadi dan anak yang terlahir dalam
kondisi sehat. Pakar kesuburan dari International Fertility Centre, India, Dr.
Rita Bakshi, mengungkap bagaimana kebiasaan merokok bisa merusak kualitas
sperma.
1.
Konsentrasi sperma
Konsentrasi
sperma sangat bergantung pada jumlah sperma yang ditemukan dalam sejumlah
cairan semen. Sebuah studi, seperti dikutip dari Health Me Up, konsentrasi
sperma pria yang merokok berkurang sebesar 23 persen, dibandingkan mereka yang
tak merokok.
2. Motilitas
sperma
Kemampuan
sperma untuk berenang disebut dengan istilah motilitas. Kemampuan ini sangat
penting, karena jika sperma tak bisa bergerak lincah maka akan sulit mencapai
sel telur dan mengurangi kemungkinan terjadinya pembuahan. Pada pria perokok,
motilitas sperma ini berkurang sebesar 13 persen.
3. Morfologi
sperma
Untuk morfologi sperma mengacu pada
bentuk detail sperma, mulai dari badan hingga ekor. Sperma yang bentuknya tidak
normal akan kesulitan berenang dan mencapai sel telur untuk membuahi. Faktanya,
kadar sperma sehat yang bentuknya normal pada pria perokok lebih sedikit
dibanding yang tak merokok. Rokok juga secara langsung berpengaruh pada hormon
dan bisa berpengaruh buruk pada kesuburan pria.
Itulah ulasan tentang bahaya
rokok untuk tubuh
Sumber :http://lintas-tulisan.blogspot.com/2013/06/bahaya-rokok-untuk-tubuh.html